Tak Kantongi Undangan Pencoblosan, Warga Tetap Diperbolehkan Mencoblos

Spread the love

PAMEKASAN, RALITA-Jika ada masyarakat Pamekasan, yang sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT).  Namun, tidak mendapat undangan pencoblosan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS), Tetap diperbolehkan mencoblos. dengan cara menunjukkan elektronik KTP ataupun surat keterangan ber-EKTP dari Dispendukcapil Pemkab Pamekasan.

Ketua Komisi Pemilihan umum (KPU) Kabupaten Pamekasan Muhammad Hamzah mengatakan, waktu pencoblosan bagi masyarakat yang tidak mendapat undangan pencoblosan, sama dengan yang mendapat undangan pencoblosan.

Ditanya soal antisipasi kekurangan surat suara, Hamzah memastikan tidak akan terjadi kekurangan surat suara.  Sebab, surat suara yang dikirim ke TPS, disesuaikan dengan jumlah DPT, ditambah surat suara tambahan sebanyak 2,5 Persen di masing-masing TPS.

Hamzah mengklaim seluruh logistik Pilkada sudah sampai di masing-masing TPS dan pihaknya berharap dukungan masyarakat agar pilkada Rabu,(27/06) berjalan dengan lancar, aman dan demokratis.

Data yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan, menujujukkan dominasi pemilih perempuan dalam Pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni. Jumlah pemilih perempuan di Kabupaten ini mencapai 351 ribu 962 orang. Sementara pemilih laki-laki 328.430 orang. Dari total daftar pemilih sebanyak 680.392 orang.

Mohammad Subhan Komisioner KPU Pamekasan Divisi Perencanaan dan Data membenarkan tingginya pemilih perempuan, dibandingkan dengan pemilih laki-laki. Sehingga,  KPU Pamekasan lebih aktive mengkampanyekan kegiatan Pilkada,  melalui kelompok-kelompok perempuan.

Subhan menambahkan, semua pemilih tersebut nantinya mencoblos di Seribu 583 Tempat Pemungutan Suara (TPS),  yang tersebar di 178 desa dan kelurahan di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan dan akan menggunakan 3 ribu  583 bilik suara.

Pilkada Pamekasan ini diikuti dua pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan. Masing-masing Badrut Tamam – Raja’e (Berbaur) dengan nomor urut 1 dan pasangan calon KH Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) dengan nomor urut 2.

Sedangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim yang bersaing memperebutkan dukungan masyarakat pada pemungutan suara yang akan digelar 27 Juni 2018 adalah Khofifah Indar Parawansa-Elistianto Dardak dengan nomor urut 1 dan Syaifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno Putri dengan nomor urut 2.(afa/redaksi)