Tingkatkan Pengelolaan Kesehatan, Direktur RSUD Waru Ikuti Pembinaan Sarana Prasarana Pembangunan

Spread the love

Foto by Dr. Hendarto (kegiatan pertemuan pengelolaan pembangunan sarana dan prasarana rumah sakit di rumah sakit Jawa Timur di Surabaya) untuk Ralita FM.

Pamekasan (Radioralitafm.com) – Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, membutuhkan langkah-langkah strategis yang harus dilaksanakan. Salah satunya, melalui implementasi pengelolaan pembangunan sarana dan prasarana rumah sakit.

Demikian disampaikan direktur RSUD Waru Pamekasan, Dr. Hendarto kepada Ralita FM saat di konfirmasi melalui akun WhatsApp pribadinya, Rabu (11/07/2018) sore.

“pertemuan pengelolaan pembangunan sarana dan prasarana rumah sakit di rumah sakit Jawa Timur,
Yang dilaksanakan pada hari Selasa-Kamis, tanggal 10-12 Juli 2018,” terangnya,
di Grand Darmo Hotel, Jl Progo no 1-3 Surabaya.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dalam rangka upaya pembinaan dan pengawasan.

“ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengelolaan pembangunan gedung di bidang kesehatan dan implementasi pemenuhan sarana prasarana dan peralatan,” kata direktur RSUD Waru itu.

Lebih lanjut pria yang masih muda ini mengungkapkan, dengan mengikuti pertemuan pengelolaan pembangunan gedung di bidang kesehatan dan implementasi pemenuhan sarana prasarana dan peralatan, diharapkan
Dapat membantu pelaksanaan pembangunan kesehatan di kabupaten Pamekasan.

“saya berharap dapat membantu khususnya yang berhubungan dengan Rumah sakit umum Daerah Waru (RSUD Waru) Pamekasan dimulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaan yang sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku di Indonesia, sehingga dapat meningkatkan akses pelayanan dan kualitas/ mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit,” tandasnya.

Diketahui, keikutsertaan dirinya dalam kegiatan itu berdasarkan surat tugas nomor 893.3/357/432.604/2018 yang ditandatangani Plt Sekda Kabupaten Pamekasan Mohammad Alwi dengan memberikan mandat kepadanya untuk menghadiri sebagai peserta aktif pada pertemuan tersebut. (Rifin/redaksi)