8 Atlet Ter-Degradasi, 10 Atlet Dipromosikan Dalam Puslatkab 2018

Spread the love

Atlet Taekwondo Pamekasan berhasil meraih 2 medali emas dan 1 perunggu di kategori poomsae tim putra.. pasangan dan individual putra Dalam Kejurnas Taekwondo Kapolri 2018 Di Jakarta

Pamekasan, – Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupaten Pamekasan, sudah menjalankan program degradasi dan promosi (Promdeg) dalam Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) Kabupaten Pamekasan tahun 2018.

Setidaknya, ada 8 atlet yang dilakukan degradasi selama proses Puslatkab 2018. Salah satu alasan, dilakukan degradasi atlet tersebut, ialah karena atlet tersebut tidak mengikuti ketentuan aturan, sebagaimana ditentukan dalam Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) 2018.

Ketua Badan Pengendalian Pusat Latihan Kabupaten (BP PUSLATKAB) Koni Pamekasan, Kuswadi menerangkan, selain tidak mengikuti aturan Puslatkab, atlet yang terdegradasi tersebut, juga tidak ada progres atau perkembangan prestasi, selama mengikuti kejuaraan kejurprov atau yang selevel dengan Proprov.

“Termasuk juga atlet tersebut, melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pelatih. Sebab, pelatih sudah memiliki aturan, yang wajib diikuti oleh masing-masing atlet. Melalui aturan tersebut, tim Puslatkab bisa mengukur perkembangan atlet,”ungkapnya.

Diantara atlet yang terdegradasi tersebut, Kuswadi menyebut diantaranya ialah atlet pada cabor Muaiythai, Cabor Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Cabor PBSI dan Cabor Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki).

Sekalipun ada yang terdegrasi, Kuswadi menyebut juga ada atlet yang dipromosikan, dari sebelumnya puslatkab mandiri, masuk menjadi puslatkab prima. Jumlahnya sebanyak 10 atlet. Jumlah atlet yang promosi tersebut, diantaranya dari Cabor Muaiythai, Cabor Ipsi dan Forki.

Oleh sebab itu, Kuswadi meminta kepada seluruh atlet, untuk semakin meningkatkan kompetensi dan kompetisinya dalam meraih prestasi. Sebab, menjelang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2019 mendatang, BP Puslatkab akan lebih active, melakukan evaluasi terhadap perkembangan atlet. Apakah ada peningkatan prestasi, atau sebaliknya prestasinya mundur.

“Sehingga, total atlet yang masuk dalam puslatkab prima tersebut semuanya berjumlah 82 orang atlet. Sebab, sekalipun ada atlet yang terdagrasi, juga atlet yang dipromosikan naik kelas ke puslatkab prima,”ujarnya.

Ketua Umum Koni Pamekasan, HM Lukman Al-Hakim, secara khusus meminta kepada BP Puslatkab, untuk terus melakukan kreativitas program peningkatkan prestasi atlet Pamekasan. Serta sudah bisa membaca perolehan medali proprov, yang akan diraih atlet Pamekasan.

Mantan Camat Pademawu ini, tidak menginginkan atlet Pamekasan, hanya menjadi pelangkap dalam kegiatan proprov 2019 mendatang. Sebaliknya, diharapkan mampu menjadi perebut medali terbanyak dalam prorprov 2019 mendatang.

“Maka dari itu, kami meminta kepada BP Puslatkab dan Cabor, untuk bersungguh-sungguh melakukan tugas sebaik mungkin. Sehingga, target masuk 10 besar dalam porprov 2019 mendatang, bisa tercapai dengan baik,”pungkasnya.(af@-redaksi)