Setahun, Anak Yatim Di Pamekasan Hanya Dibantu Rp.200 Ribu

Spread the love

Pamekasan,- Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pamekasan, tahun 2018 ini hanya menganggarkan Rp.200.000, untuk 1 anak yatim di Pamekasan. Uang tunai tersebut diberikan setiap setahun. Jumlah ini dinilai sangat kecil. Sebab, kebutuhan anak yatim sangat tinggi.

Dalam data yang diperoleh dari Dinas Sosial Pemkab Pamekasan, anggaran anak yatim tahun ini senilai Rp.300 Juta. Padahal, anggaran yang ditetapkan Pemkab Pamekasan bersama DPRD Pamekasan, APBD Pamekasan tahun 2018 mencapai Rp. 2 Triliyun.

Anggaran Rp.300 juta tersebut terang Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial  Pamekasan, Fatmawati, akan dipecah menjadi 13 Kecamatan. Masing-masing Kecamatan, rata-rata mendapatkan jatah 115 Anak Yatim. Atau jika dihitung berupa uang tunai, setiap Kecamatan hanya memperoleh kurang lebih Rp.30 Juta.

“Sementara masing-masing Kecamatan untuk tahun ini hanya dianggarkan untuk 115 anak yatim dengan besaran bantuan Rp 200 ribu per anak.. Dan Alhamdulillah, tidak ada kendala dan sudah selesai,” jelasnya.

Jumlah ini menurut perempuan yang juga istri Kepala Dinas Kominfo ini, dinilai masih sangat kecil dan tidak sebanding dengan kebutuhan anak yatim di Kabupaten ber-slogan gerbang salam ini. Bahkan menurut Fatmawati, bantuan Rp.200 ribu, kepada anak yatim tersebut, masih jauh untuk mendongrak kesejahteraan anak yatim di Pamekasan.

 “Bantuan yang di kasih pada anak yatim tersebut hanya Rp 200 ribu pada masing- masing anak dan tidak mungkin cukup memenuhi kebetuhannya. Tapi minimal dapat mengurangi beban mereka”, terangnya.

Namun demikian Imbuh Fatmawati, dirinya akan berusaha sekuat tenaga untuk meningkatkan anggaran untuk anak yatim di Pamekasan. Dan berharap pada tahun 2019 mendatang, anggaran untuk anak yatim tersebut, bisa meningkat.

Fatmawati juga memberikan apresiasi terhadap stakeholder maupun sejumlah organisasi social, yang bersumbangsih membantu memperhatikan anak-anak yatim, yang tentu menjadi bagian dari pembangunan.

Fatmawati dalam kesempatan itu, juga meminta dukungan DPRD Pamekasan, untuk memberikan perhatian lebih kepada anak yatim. Melalui perhatian lebih, dalam bentuk dukungan anggaran, kesejahteraan anak yatim tersebut lambat laut akan terpenuhi dengan baik.

“Pemerintah daerah melalui Dinsos akan terus berusaha, agar anggaran untuk anak yatim tahun depan bertambah. Kami minta dukungan DPRD Pamekasan, untuk ikut mendukung peningkatan anggaran, untuk kesejahteraan anak yatim di Pamekasan,”pungkasnya. Afa-redaksi