Ini Yang Perlu Dilakukan Masyarakat Pamekasan, Ketika Terjadi Gempa Bumi

Spread the love

PAMEKASAN: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, meminta kepada masyarakat, untuk melakukan beberapa upaya, agar terhindar dari korban gempa bumi.

Budi Cahyono tim reaksi cepat BPBD Pemkab Pamekasan, memberika tips untuk terhindar dari korban bencana alam. Pertama, masyarakat harus melindungi kepala. Menurut Budi, kepala harus diselamatkan lebih awal, dari reruntuhan tembok, reklame, dan pepohonan.

Kedua, kalaupun masyarakat berada didalam ruangan, masyarakat dihimbau sesegera mungkin untuk keluar, ke kawasan terbuka. Seperti lapangan ataupun sawah. Dan menghindari tempat-tempat yang dikuatirkan akan runtuh.

 Ketiga, Kalaupun tidak bisa melakukan langkah-langkah tersebut, masyarakat menyelamatkan di bawa meja. Asalkan meja yang menjadi tempat perlindungan sangat kuat.

Keempat,  masyarakat dapat menghindar menjadi korban bencana gempa bumi, melalui penyelamatan di segitiga pojok rumah. Karena, pojok rumah, dinilai memiliki kekuatan yang lebih baik, dibandingkan dengan tembok lainya.

Seperti yang diketahui, hingga Kamis siang,(11/10), BPBD Pemkab Pamekasan belum menerima laporan,adanya masyarakat Pamekasan, yang menjadi korban gempar magnitudo 6,4 Situbondo, pada pukul 01:44:57 WIB, Kamis.

Kepada radioralitafm.com. tim reaksi cepat BPBD Pamekasan Budi Cahyono mengaku sudah melakukan koordinasi dengan seluruh Kecamatan di Pamekasan, untuk memberikan laporan adanya korban gempa bumi tersebut. Namun, hingga Kamis siang, belum ada laporan korban gempa.

“Ada informasi rumah retak akibat korban gempa. Namun, informasi ini belum valid, dan kami akan melakukan kroscek terhadap kebenaran informasi tersebut. Sementara ini, belum ada laporan akibat gempa bumi. Baik korban jiwa ataupun materi,”ungkapnya.

Budi Cahyono menambahkan, dirinya akan selalu berkoordinasi dengan Badan Meterologi Klimatogi Geofisika(BMGK) maritim perak Surabaya, untuk mengetahui perkembangan kemungkinan terjadinya gempa bumi di Pamekasan.

Namun dirinya meminta kepada masyarakat Pamekasan, untuk tetap waspada dan bergerak cepat, apabila terjadi gempa. Serta menghindar berada di bawah atap rumah atau didekat pepohonan.

Seperti yang diketahui, gempa dengan kekuatan 6,4 magnitudo dengan pusat gempa yang berada di kilometer 61 timur laut Situbondo, Jawa Timur, menyebabkan kepanikan warga di berbagai wilayah di Madura(afa-redaksi).