Isi Diskusi Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Dengan Civitas Akademika STIE Bakti Bangsa

Spread the love

Diskusi STIE Bakti Bangsa dengan Bupati Pamekasan, berlangsung di Pendopo Ronggosokowati Pamekasan

PAMEKASAN: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bakti Bangsa Pamekasan melakukan silaturrahmi dengan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Silaturrahmi tersebut, berlangsung di peringgitan rumah dinas Bupati Pamekasan, pada Rabu, (14/11/2018).

Ketua STIE Bakti Pamekasan Moh.Holis mengawali diskusi dengan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, dengan menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Pamekasan, yang sudah menerima civitas Akademika STIE Bakti Bangsa Pamekasan.

Kepada Bupati Baddrut Tamam, pria yang biasa disapa Ra Holis ini menyampaikan beberapa gagasan, menuju Pamekasan berkemajuan. Diantaranya,  pentingnya peningkatan kualitas managemen sumber daya manusia aparatur desa di Pamekasan. Sebab, menurut Holis, jika Desa sudah berkemajuan, maka akan berdampak baik, terhadap peningkatan kesejahteraan  masyarakat desa. Menuju desa berkemajuan, tentu harus ditopang dengan aparatur desa yang ber-kualitas.

Melalui para dosen STIE Bakti Bangsa terang Holis, STIE Bakti Bangsa bersedia melakukan pendampingan peningkatan kapasitas aparatur desa yang ada di Kabupaten Pamekasan. Khususnya melakukan pendampingan, dalam hal managemen usaha milik desa, hingga kemampuan mencari pasar dan peluang.

Apalagi kata Holis, kelemahan yang kini dihadapi oleh Desa, dalam hal pengembangan Bumdes, yakni sumber daya manusia aparatur desa masih sangat rendah. Dan STIE Bakti Bangsa Pamekasan, bersedia untuk melakukan pendampingan.

Selanjutnya, Holis juga menyinggung soal garam di Pamekasan. Banyak sekali persoalan yang dihadapi para petambak garam. Melalui hasil penelitian, yang sudah dilakukan oleh dosen STIEBA, dengan fokus garam. Diharapkan hasil penelitianya tersebut, bisa dijadikan referensi, untuk dikembangkan di Pamekasan.

Fahrurrosi salah satu dosen STIE Bakti Bangsa juga memberi gagasan, agar pupuk subsidi dari pemerintah kepada petani di Pamekasan, penyaluranya melalui badan usaha milik desa. Sehingga, petani bisa dengan mudah mendapatkan puput bersubsidi tersebut. Termasuk pula, agar uang bisa berputar di desa tersebut.

Menanggapi hal itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan terimakasih kepada Civitas Akademika STIE Bakti Bangsa, yang sudah ikut memikirkan Pamekasan berkemajuan. Dalam hal garam, Bupati Baddrut Tamam mengaku sudah dipanggil Presiden Jokowi, membicarakan khusus soal garam. Salah satunya, di Pamekasan akan segera melanching sekolah garam.

Untuk itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam meminta STIE Bakti Bangsa, untuk segera merencanakan dibukanya program studi khusus garam. Dengan harapan melalui prodi tersebut, produksi garam di Pamekasan meningkat. Termasuk pula pengembangan teknologi garam, juga meningkat.(redaksi).