KemKominfo; Pertumbuhan Marketplace Indonesia 78%

Spread the love

Septriana Tangkary Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim KemKominfo Republik Indonesia dalam paparanya menyampaikan, banyak UMKM yang enggan daganganya dijual di Online. Alasanya, karena sulitnya akses masuk untuk bermitra dengan marketplace.

Padahal, kata Septriana, pemasaran melalui jual online bersama marketplace yang ada di Indonesia, sangt mudah Persyatatanya, yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP), Produk yang mau dijual dan nomor rekening pemilik. Lewat persyaratan tersebut, pelaku UMKM daganganya sudah bisa dijual di marketplace.

“Persyaratan untuk bergabung ke marketplace, sangat mudah. Hanya KTP, produk yang mau dijual dan Nomor rekening. Ibu-ibu kan sudah punya KTP semua yaa bu,”tanya Septriana.

Selanjutnya, Septriana menyebut jumlah pertumbuhan E-Commerce Dunia. Indonesia merupakan negara 10 terbesar pertumbuhan E-Commerce. Dengan nilai pertumbuhan 78% dan berada di peringkat ke 1. Sementara Mexico berada di Pwringkat kedua, dengan nilai pertumbuhan 59%.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, berencana akan membuat starup Melennial Talent-hub. Starup tersebut, nantinya akan menjadi wadah anak muda Pamekasan, yang akan mengembangkan jual online.

Itu disampaikan Bupati Badrrut Tamam, saat menyampaikan sambutan, dalam acara UMKM Go Online Pamekasan, kerja sama Pemkab Pamekasan, dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rabu,(27/02).

Menurut Baddrut, Melennial Talent-hup tersebut, memiliki peran untuk memberikan wadah kepada kaum muda Pamekasan, yang akan berkiprah didunia wirausaha. Termasuk juga, akan menjadi wadah belajar bersama, untuk mengembangankan jual online di Pamekasan.

Baddrut lantas bercerita tentang masa lalunya. Pada tahun 2000, produk mau terkenal harus mengundang orang banyak ke satu tempat, dan menceritakan tentang produk yang mau dijual. Namun, saat ini dengan kemajuan teknologi, semua orang bisa menjual barang apapun di online. Dengan mudah, cepat dan terukur. akan membuat starup Melennial Talent-hub. Starup tersebut, nantinya akan menjadi wadah anak muda Pamekasan, yang akan mengembangkan jual online.

Itu disampaikan Bupati Badrrut Tamam, saat menyampaikan sambutan, dalam acara UMKM Go Online Pamekasan, kerja sama Pemkab Pamekasan, dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rabu,(27/02).

Menurut Baddrut, Melennial Talent-hup tersebut, memiliki peran untuk memberikan wadah kepada kaum muda Pamekasan, yang akan berkiprah didunia wirausaha. Termasuk juga, akan menjadi wadah belajar bersama, untuk mengembangankan jual online di Pamekasan.

Baddrut lantas bercerita tentang masa lalunya. Pada tahun 2000, produk mau terkenal harus mengundang orang banyak ke satu tempat, dan menceritakan tentang produk yang mau dijual. Namun, saat ini dengan kemajuan teknologi, semua orang bisa menjual barang apapun di online. Dengan mudah, cepat dan terukur.

Sehingga Baddrut mendorong, agar UMKM di Pamekasan, mengembangan usaha produknya, tidak hanya menggunakan ofline, melainkan juga online. Dan Pemkab Pamekasan, melalui melinneal talen-up, akan mendampingi proses penjualan dan pengembangan pasar produk Pamekasan.

“Informasi dan transformasi ilmu pengetahuan yang tengah berjalan, saat ini menjual online sangat strategis. Sehingga, para pelaku UMKM di Pamekasan, harus mampu menangkap peluang tersebut,”ungkapnya.

Baddrut dihadapan rombongan KemKominfo Republik Indonesia, juga menyampaikan aplikasi yang dimiliki oleh Pamekasan, yakni Pamekasan Smart. Aplikasi berbasis digital tersebut terang Baddrut, akan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Termasuk, juga di sub pelayanan Pamekasan Smart, ada sub pelayanam elektronik lapak.

Baddrut juga membeberkan program prioritas yang akan dilakukan selama kepemimpinanya, diantaranya reformasi birokrasi dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat, Bidang pelayanan Pendidikan, Pelayanan kesehatan, Bidang Ekonomi dan Bidang Infrastruktur.