Bupati Pamekasan Teken Pengesahan 8 Raperda Usulan DPRD

Spread the love

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam didampingi Wabup Raja’e menandatangani naskah Penetapan 8 Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Pamekasan di paripurna DPRD setempat 79

Radioralitafm.com – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam menandatangani naskah Penetapan 8 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan DPRD setempat di sidang paripurna, Selasa (05/03/2019) siang.

Bupati Baddrut Tamam mengatakan, mengiringi pengesahan Raperda yang baru saja ditandangani dirinya atas usul prakarsa DPRD Kabupaten Pamekasan yang meliputi, pertama adalah perubahan Perda Nomor 5 tahun 2015 tentang pencalonan dan pemilihan kepala desa serta pelantikan dan pemberhentian kepala desa. Kedua, perubahan atas Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan hiburan dan rekreasi.

“Ini yang dapatkan banyak apresiasi dari masyarakat, karena di Pamekasan sering disibukkan dengan ini,” akunya.

Kemudian, tentang ketertiban umum dan Ketentraman masyarakat. Berikutnya, izin usaha jasa produksi dan tanda terdaftar usaha jasa perseorangan.

“Ini lebih mudah karena kita sudah punya Mall Pelayanan Publik (MPP),” imbuhnya.

Selanjutnya, perilndungan dan pemberdayaan nelayan, pembudidaya ikan dsn petambak garam. Raperda ke 6 adalah perubahan Perda atas nomor 5 tahun 2013 tentang pelestarian kebudayaan daerah.

“Ke 7 tentang penanggulangan kemiskinan, yang terakhir tentang Raperda penyelenggaraan jalan Kabupatan dan jalan desa,” tuturnya, menjelaskan.

Kedelapan peraturan daerah (Perda) dimaksud telah melalui seluruh rangkaian, tahapan, kajian secara maraton tanpa menentukan kendala yng cukup berarti.

“Sebagaimana Kita pahami bersama bahwa Keberhasilan penyelenggaraan otonomi daerah antara oaijditentukan beberapa hal penting. Diantara adalah regulasi yang selaras dengan semangat otonomi daerah. Namun tetap mengindahkan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang lebih tinggi,” kata Bupati muda ini.

Dalam konteks ini kata Wabup Raja’e, DPRD, Bupati eksekutif adalah pemerintahan kabupaten daerah.

“Kita ini satu keluarga sebar Kabupaten Pamekasan,” tandasnya.