Suara Warga; Surat Sakti Tak Boleh Ada, Dalam Seleksi Sekda

Spread the love

(radioralita.com)- Salah satu pendengar rona pagi radio ralita FM, Nur, ibu rumah tangga ber-alamat Jalan Dharma Pamekasan ini Selasa(05/03), meminta proses seleksi Sekda Pamekasan, berjalan secara transparan dan akuntabel. Termasuk, tidak ada surat sakti atau rekomindasi dari seseorang yang berpengaruh dalam proses seleksi sekda.

Andik Fadjar Tjahyono Penjabat Sekretaris Daerah Pemkab Pamekasan (dua dari kanan) saat menghadiri pengukuhan PSSI Pamekasan di SGRP Pamekasan

Sebab menurut Nur, jika seleksi Sekda Pamekasan, berjalan secara transparan dan akuntabel, maka hasil yang ingin dicapai dalam seleksi tersebut, berkualitas dan profesional serta sesuai dengan harapan yang diinginkan masyarakat. “Mengomentari soal seleksi Sekda Pamekasan, saya berharap berjalan profesional. Jangan sampai ada surat sakti atau semacam rekomindasi dalam seleksi Sekda Pamekasan,”ungkapnya.

Mendengar harapan masyarakat tersebut, Andik Fadjar Tjahyono Penjabat Sekretaris Daerah Pemkab Pamekasan, memastikan seluruh proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan dan Pejabat Tinggi Pratama akan berjalan secara transparan. Sehingga, masyarakat memantau seluruh pelaksanaan seleksi.

Namun dirinya tetap meminta masukan kepada masyarakat, terhadap segala proses seleksi sekda Pamekasan. Masukan dari masyarakat, sangat penting untuk berjalanya rekrutmen sekda yang berkualitas.

Andik memastikan, seluruh proses seleksi Sekda Pamekasan akan dilakukan oleh panitia seleksi yang sudah disetujui Komisi Aparatur Sipili Negara (KASN). Sehingga, kemungkinan ada surat sakti, sangat kecil. Apalagi unsur birokrasi yang dilibatkan dalam pansel tersebut, semua pejabat Pemrov Jawa Timur.. Sementara untuk unsur perguruan tinggi, akan diambil dari perguruan tinggi berkualitas di Jawa Timur.

Janji Akhir Februari, Hingga Awal Maret Pansel Belum Terbentuk

Andik Fadjar Tjahyono Penjabat Sekretaris Daerah Pemkab Pamekasan sebelumnya berjanji untuk merampungkan pansel Sekda diakhir Februari tidak terbukti. Sebab, hingga awal maret ini, pansel Sekda masih belum terbentuk.

Andik Fadjar Tjahyono kembali berjanji akan merampungkan pansel Sekda Minggu ini. Belum jelas, jadwal kepastian terbentuknya pansel Sekda. Alasanya, karena masih menunggu konfirmasi dari calon pansel.

Andik mengaku sudah mengantongi nama calon pansel Sekda Pamekasan. Namun, pihaknya enggan membocorkan nama tersebut. Alasanya, karena masih menunggu konfirmasi bisa tidaknya calon pansel tersebut.

“Proses pembentukan panitia seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah rampung minggu ini. Sebab, untuk menentukan pansel harus bertemu terlebih dahulu dengan orang-orang yang akan menjadi pansel,” kata Andik.

Menurut Andik Fadjar, pansel sekda ada mekanisme yang harus dilalui. Diantaranya, calon pansel harus mengisi kelengkapan data yang dibutuhkan. Selanjutnya menyusun dokumen perencanaan dan dikirim ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Seluruh peserta timsel tersebut kata Andik, akan diberikan kepada KASN. Tim KASN akan menilai siapa yang layak, untuk menjadi timsel. Dari timsel tersebut, nantinya akan membahas mekanisme seleksi Sekda Pamekasan Pamekasan.(af)