Kabupaten Pamekasan Jadi Tuan Rumah MTQ, Mas Tamam : Amanah yang Perlu Saya Jaga

Spread the love

Radioralitafm.com, Pamekasan – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam berkomitmen untuk mensukseskan pelaksanaan musabaqoh tilawatil qur’an (MTQ) XXIX tingkat provinsi yang dimulai tanggal 2 sampai 11 November 2021 mendatang.

Menurutnya, kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur merupakan amanah yang perlu dijaga dengan baik. Apalagi, Kabupaten Pamekasan baru menjadi tuan rumah MTQ pada tahun 1971 atau sekitar 50 yang lalu.

“Tahun 1971 sampai sekarang baru menjadi tuan rumah MTQ lagi. Sungguh saya menyampaikan terimakasih sedalam-dalamnya kepada Gubernur, Kemenag, dan kita semua telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Pamekasan. Menurut saya amanah yang perlu saya jaga dengan tetap menjaga empat komitmen itu,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Taman saat acara dialog interaktif MTQ XXIX dalam acara Jawa Timur Bangkit di JTV Surabaya, Senin (1/11/2021) malam.

Empat komitmen yang perlu dijaga selama pelaksanaan MTQ itu meliputi sukses pelaksanaan dan prestasi, sukses protokol kesehatan, sukses ekonomi, dan sukses membangun atmosfer qur’ani di bumi Gerbang Salam. Empat komitmen itu telah menjadi target bersama pada event dua tahunan tersebut.

Bupati yang akrab disapa Mas Taman ini menambahkan, pilihan Pemprov Jawa Timur memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Pamekasan untuk menjadi tuan rumah MTQ merupakan salah satu inovasi pemerintahan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Beberapa kegiatan lain juga sering diletakkan di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Artinya, semua kabupaten/kota dibuat bangga atas kepercayaan dan amanah ini. Karenanya, seluruh masyarakat Madura bahagia sekali setelah menunggu 50 tahun menjadi tuan rumah MTQ,” tandasnya.

Bupati yang baru saja menerima anurah opini wajar tanpa pengecualian (WTP) ini melanjutkan, pihaknya telah mempersiapkan secara matang segala teknis dan non teknis demi suksesnya MTQ. Sebab, persiapan yang telah dilakukan itu bagian dari upaya menyambut para kafilah yang datang dari 37 kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Karena prinsipnya begini, kalau kita ingin terhormat ya ayo hormati orang. Kalau kita ingin bahagia ya buat orang lain bahagia dalam rangka membuat semua kafilah bahagia dan kita semua bahagia,” ungkapnya.

Bupati murah senyum ini menyampaikan terimakasih kepada Pemprov Jawa Timur, Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dan semua pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Pamekasan untuk menjadi tuan rumah MTQ tahun ini.

“Seluruh proses pelaksanaan MTQ ini berdasarkan aturan yang telah ditetapkan oleh pemprov, LPTQ, Kemenag. Kami sampaikan terimakasih atas kepercayaan ini,” pungkasnya. (Rls Diskominfo/Arifin)