Antisipasi Bencana Alam Melanda, Pemkab Pamekasan Bentuk Satgas Kedaruratan

Spread the love


Ralita FM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berkoordinasi dengan segenap stakeholder dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam di tahun 2021. Melalui Badan penanggulangan Bencana daerah (BPBD), Pemkab Pamekasan bentuk satgas kedaruratan dalam mengatasi bencana, baik banjir, tanah longsor, pohon tumbang, puting beliung serta bencana alam lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan Amin jabir mengatakan, kita membentuk tim kedaruratan sejak bulan Maret, tim kedaruratan trsebut melingkupi siaga darurat, tanggap darurat, dan transisi darurat,” ungkapnya, Senin (15/11).
Pemkab Pamekasan telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kedaruratan yang terdiri dari 34 anggota, diantaranya 5 unsur pimpinan, 5 relawan, dan 24 OPD terkait lainnya.
Amin Jabir mengungkapkan, tim tersebut tidak hanya bertugas saat terjadi bencana alam. Namun, juga melaksanakan antisipasi untuk meminimalisir terjadinya bencana. Seperti bersih-bersih sungai dan antisipasi lainnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Mengingat pada bulan November ini memasuki musim penghujan, ia memprediksi luasan banjir musim ini lebih tinggi daripada musim sebelumnya. Berdasarkan bencana banjir terakhir yang terjadi pada bulan Desember 2020 dan Januari 2021, beberapa ruas jalan kota bhkan menjadi pusat banjir.
Pada prinsipnya kita di tim kedaruratan itu sepakat bahwa kesiapsiagaan dan tanggapp darurat sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Mitigasi, adaptasi itu penting, namun ketanggap daruratan juga penting. Mengapa demikian, sebab untuk mengurangi skala maupun kapasitas bencana amat sangat sulit. Sebab kerusakan alam kita sudah diambang batas toleransi. (liq)