Jelang Nataru, Dinkes Pamekasan Imbau Masyarakat Patuhi Prokes dan Keluar Rumah Seperlunya

Spread the love

Radioralitafm – Upaya penekanan pencegahan pandemi covid-19 di Kabupaten Pamekasan terus di sosialisasikan kepada masyarakat, tentunya yang paling utama dengan tetap patuhi Protokol Kesehatan serta malakukan vaksinasi di gerai-gerai yang telah di sediakan oleh Pemerintah.

Dokter Akhmad Marzuki Pelakasana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan kepada Ralita FM mengatakan, Dinkes Pamekasan akan tetap mengikuti Peraturan Pemerintah yang di berlakukan, utamaya seluruh elemen masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

” Ya, kita ikuti Aturan Pemerintah yang di berlakukan, Prinsipnya saya orang kesehatan, Termasuk tim di Dinkes Pamekasan, tetap mengarahkan masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan, ungkapnya.”

Sesuai dengan Aturan PPKM Level 3 telah diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri atau Imendagri terbaru. Aturan PPKM Level 3 yang tertuang dalam Imendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru tahun 2022.

Aturan PPKM Level 3 yang tertuang dalam Imendagri Nomor 62 Tahun 2021 tersebut berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia dan akan berlaku mulai dari tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk memperketat pergerakan orang dan mencegah lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Nataru. Nantinya seluruh wilayah di Indonesia, baik yang sudah berstatus PPKM Level 1 dan 2 akan disamaratakan menerapkan aturan PPKM Level 3.

Dokter Marzuki mengimbau kepada seluruh masyarakat, selain patuhi prokes dengan tetap memakai masker, tidak berkerumun dan keluar seperlunya, juga melakukan vaksinasi untuk mendapatkan Herd Immunity yakni meningkatkan populasi kebal terhadap virus corona ini, sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi mereka yang tidak kebal.

“Himbauan, masyarakat tetap melakukan vaksinasi untuk mencapai Herd Immunity, Karena bagaimanapun juga Herd Immunity ini adalah untuk masyarakat sekitar itu sendiri. Tutupnya” (Liq)