1 PDP yang Meninggal Dunia Minggu lalu Terkonfirmasi Positif Covid 19, Total jadi 11 Orang

Spread the love
Sumber : Tim Gugus tugas Covid 19 kabupaten Pamekasan

Radioralitafm.com – Pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Pamekasan, Madura kini  bertambah satu orang.

Data tambahan warga Pamekasan yang dinyatakan positif terpapar vwabah pandemi tersebut  berdasarkan data peta sebaran Covid-19 Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Per Kamis 14 Mei 2020.

Adanya data tambahan ini, menambah daftar baru pasien positif Covid 19 di Bumi Gerbang Salam yang semula 10 orang kini menjadi 11 orang.

Dilansir dari tribunmadura.com, Ketua Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Syaiful Hidayat mengatakan, satu tambahan pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona adalah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sudah meninggal pada hari Selasa 5 Mei 2020 lalu.

Menurutnya, swab spesimen PDP yang sudah meninggal dunia tersebut dikirim ke laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta sehari sebelum meninggal dunia.

“Hasilnya keluar hari ini dan dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona. Pasien PDP yang meninggal dan terkonfirmasi positif virus corona ini  merupakan klaster baru,” kata dr. Syaiful Hidayat.

Dia menjelaskan, PDP yang meninggal dan terkonfirmasi positif terjangkit virus menular tersebut berinisal N, seorang perempuan berusia 46 tahun yang beralamat di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

N kata Syaiful, kesehariannya bekerja sebagai ibu rumah tangga.

Syaiful juga menjelasakan, mulanya PDP yang terkonfirmasi positif virus corona ini, saat dirawat di ruang isolasi RSUD SMART Pamekasan mengalami gejala batuk dan sesak napas.

Saat dilakukan rapid test, kata dia, hasilnya saat itu positif Covid-19.

Tak sampai sehari menjalani perawatan, PDP tersebut, kata Syaiful mengembuskan napas terakhirnya di ruang isolasi RSUD SMART Pamekasan.

“PDP itu tidak sampai sehari kami rawat. Baru dirawat sejak Senin 4 Mei 2020 sekitar pukul 03.00 WIB kemarin, lalu meninggal hari Selasa keesokan harinya,” ujarnya.

Saat dilakukan pemeriksaan intensif, kata Syaiful, PDP positif virus corona itu memiliki penyakit bawaan hipertensi dan kadar gula.

“Pekan lalu saat pasien dirawat di ruang isolasi sudah langsung kami swab. Kami masih nunggu hasil swab spesimennya sekitar seminggu untuk memastikan positif terjangkit virus corona atau tidak,” ujarnya.

Syaiful memastikan, PDP positif virus corona tersebut sudah dikebumikan sesuai protokol Covid-19.

Untuk keluarga PDP, kata dia sudah dilakukan tracing (pelacakan) oleh pihak Dinas Kesehatan Pamekasan pada saat pasien meninggal pada pekan lalu, dan sudah disarankan untuk melakukan isolasi mandiri atau karantina di rumahnya.

Sebagai informasi, diantara 11 pasien yang dinyatakan positif virus corona tersebut sudah ada yang meninggal dunia sejak Jumat (20/3/2020) bulan lalu. Kemudian dari 11 pasien positif Covid, 6 orang diantaranya ada yang sudah sembuh dan dipulangkan sejak beberapa minggu lalu.

Orang dalam resiko (ODR) 532 orang, Orang dalam pemantauan (OPD) 13, 20 orang lainnya Pasien dalam pengawasan (PDP), namun yang saat ini tengah menjalani perawatan sebanyak orang, 7 orang dinyatakan negatif dan 13 lainnya menunggu hasil laboratorium. (Tribunmadura/Arifin)